Suara.com - Seekor tikus berukuran tubuh besar ditemukan di sebuah pasar bibit di Cina baru-baru ini. Tikus itu sampai diberi julukan "Ratzilla" lantaran bobot tubuhnya yang mencapai 5 kilogram.
Tikus besar itu ditangkap oleh seorang lelaki bernama Han. Dengan sebuah perangkap kurungan, Han dan sejumlah rekannya berhasil menangkap tikus tersebut.
Dalam waktu singkat, kabar tentang penangkapan tikus raksasa itupun tersebar. Warga berbondong-bondong mendatangi pasar yang terletak di Kota Guiyang, Provinsi Guizhou itu untuk melihat si Ratzilla.
Badan perlindungan satwa liar Guiyang mengatakan, mahluk itu adalah spesies tikus bambu Cina. Tikus bambu Cina adalah spesies tikus yang termasuk famili spalacidae. Daging tikus itu biasanya diperjualbelikan di pasar-pasar Cina karena dagingnya yang dikatakan lezat dan bergizi.
Tak sedikit pula orang Cina yang membudidayakan tikus ini untuk dijual dan juga untuk pengobatan. Tikus jenis ini banyak ditemukan di Cina bagian tengah dan selatan, Myanmar, dan Vietnam.
Tikus ini menghabiskan sebagian besar kesehariannya di bawah tanah. Makanan utama mereka adalah bambu. (Mirror)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Brankas Jumbo Ditemukan di Balik Lemari Cafe Cipete, Diduga Simpan Bukti Korupsi PLTU
-
Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA
-
Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan
-
Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!
-
Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo
-
Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India
-
Polri Geledah 8 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU Kasus PLN, Asabri, hingga Krakatau Steel
-
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya
-
Butuh Kesempatan Kerja yang Setara, Fajeri di JobFair Jaksel: Padahal Difabel Ada yang Mampu Juga
-
Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih