Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) berkunjung ke rumah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri. Di rumah Mega, juga sudah hadir presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK).
Pada kesempatan tersebut, Chairul ditanya soal tim transisi, yaitu tim konsolidasi antara pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi).
Chairul pun menerangkan bahawa belum ada pertemuan untuk membahas hal itu. Sebab, menurutnya, semua pihak masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan hasil hitungan Pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diajukan Prabowo Subiyanto.
"Belum, nanti kalau sudah definitif, setelah MK baru akan ada pembicaraan. Nunggu resmi dari MK. SBY taat azas, beliau akan menunggu dulu keputusan final dan mengikat," kata Chairul.
Kunjungan Chairul dalam rangka halal bihalal ke rumah Mega ini berlangsung singkat. Dia mengatakan harus segera pulang untuk melangsungkan "open house" juga di rumahnya sendiri.
"Saya mesti "open house" juga. Kita tadi saling ucapkan Lebaran, mohon maaf, prinsipnya Lebaran harus maaf-maafan," kata Chairul.
Berita Terkait
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
-
Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran
-
Ubah Penampilan Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Minta Dukungan Publik
-
Maia Estianty Open House Saat Lebaran, Sajian Ini Curi Perhatian!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
-
Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot
-
Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis
-
Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online
-
Ritual Pengusiran Setan Berujung Maut, 2 Nyawa Melayang, Pelaku Bebas dari Hukuman
-
Bukan Sekadar Aturan, Hal Ini Jadi Tantangan Terberat UU PPRT di Lapangan
-
Tunggu Pramono Anung Pulang, Paripurna Ganti Ketua DPRD DKI Digelar 30 April
-
Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi
-
Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam
-
Jalur Perdagangan Selat Hormuz Ditutup Donald Trump Membuat Posisi Diplomasi Iran Semakin Terjepit