Suara.com - Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur terus dipadati pemudik yang tiba dari kampung halaman mereka, Minggu (3/8/2014).
Sejumlah pemudik yang barus aja sampai mengeluhkan lamanya perjalanan yang harus ditempuh selama arus balik Lebaran 2014 ini.
Salah satunya adalah Lia, warga asli Pangandaran, Jawa Barat. Ia tiba di terminal itu sekitar pukul 9.20 WIB.
Lia juga mengaku perjalana Pangandaran – Jakarta yang biasa menghabiskan waktu 8 jam, harus ditempuh selama 14 jam karena kemacetan panjang.
"Dari pangandaran, berangkat jam tujuh malam baru sampai jam sembilan tadi," keluhnya saat ditemui di kawasan terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (3/8/2014).
Lia juga menuturkan, keterlambatan dikarenakan bus yang terhambat di kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Emang berangkatnya ngaret terus kena macet, gak jalan di Gentong (Tanjakan Gentong), Tasikmalaya," keluhnnya.
Lia menjelaskan dirinya hanya empat hari berada di kampung halaman guna bersilahturahmi dengan sanak keluarga.
Hingga hari ini, Minggu (3/8/2014), jumlah penumpang yang tiba terbanyak sejak kemarin 2 Agustus 2014 atau H+4 lebaran dengan jumlah bus tiba, 651 armada dan total penumpang 28.886.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap
-
Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan
-
Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink
-
Kepala BPOM Tegaskan Penjualan Obat di Minimarket Tak Bisa Sembarangan: Tetap Diawasi Apoteker
-
Buat 'Makam Reformasi', Mahasiswa UI Tutup Logo Makara dengan Kain Putih
-
Indonesia Lanjutkan Perjuangan Tata Kelola Royalti Digital di Forum Hak Cipta Dunia
-
Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
-
KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG
-
PDIP Respons Pujian Prabowo: Kami Tak Nyinyir, Tapi Tetap Kritis