Suara.com - Arus balik di jalur selatan Jawa Tengah di ruas Purworejo-Gombong-Sumpiuh-Wangon, Kabupaten Banyumas, maupun Cimahi-Tasikmalaya-Garut-Bandung pada H+5 Lebaran terpantau padat merayap.
Dari pantauan, Minggu (3/8/2014) pagi, arus balik dari arah Yogyakarta menuju Bandung dan Jakarta masih didominasi pemudik bersepeda motor. Mereka menggunakan jas hujan karena sebagian wilayah Jateng selatan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Sementara di beberapa titik sempat terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang salah satunya di perlintasan sebidang Sumpiuh saat ada kereta api yang melintas.
Selain itu, antrean juga terjadi di kawasan segitiga Rawalo akibat adanya pertemuan arus kendaraan dari arah Yogyakarta dengan kendaraan dari arah Purwokerto maupun Wangon.
Arus balik tujuan Bandung dan Jakarta yang melalui jalur selatan Jateng, sempat mengalami kemacetan yang cukup panjang saat melintas di ruas Karangpucung-Wanareja, Kabupaten Cilacap.
"Tadi sekitar pukul 08.00 WIB, arus kendaraan dari arah Karangpucung hingga Wanareja macet," kata salah seorang sopir mobil ekspedisi, Susanto.
Kepala Satlantas Polres Cilacap Ajun Komisaris Polisi Cahyo Widyatmoko mengatakan bahwa saat ini, arus kendaraan yang melintas di jalur selatan Jateng ruas Karangpucung-Wanareja dapat melaju dengan kecepatan 30 kilometer per jam.
"Alhamdulillah dapat tertangani dan sekarang sudah lancar," katanya.
Kendati demikian, dia mengimbau pemudik khususnya yang bersepeda motor untuk berhati-hati karena cuaca mendung dan sempat terjadi hujan dengan intensitas ringan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!
-
PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap
-
Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan