Suara.com - Spanduk dengan tulisan "Tolak Pemilu Curang" sejak Rabu subuh bertebaran di 14 lokasi dalam Kota Bengkulu, Provisi Bengkulu, tanpa kejelasan siapa penanggung jawab pemasangannya.
"Tidak ada penanggung jawab spanduk itu. Kami sudah mendata dan berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Kota Bengkulu," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kota Bengkulu Sugiharto, di Bengkulu, Rabu (6/8/2014).
Berdasarkan pendataan pihaknya, terdapat 14 lokasi pemasangan spanduk tersebut. Penyebaran ini seiring dengan sidang perdana gugatan pasangan capres cawapres nomor urut satu di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Bukan domain kami merekomendasikan bentuk pelanggaran ini karena menyangkut dengan keamanan daerah. Sebab itu, kami melaporkan jumlah yang terdata ke Polres, dan Polres Kota Bengkulu merekomendasikan spanduk tersebut untuk dicabut," kata dia.
Dari rekomendasi kepolisian, pihak Panwaslu Kota Bengkulu akan menyerahkan tahapan penertiban kepada Satuan Polisi Pamong Praja setempat.
"Kami siang ini rencananya akan menyampaikan rekomendasi dari kepolisian ke Satpol PP Kota Bengkulu, dan diharapkan sore ini spanduk tersebut tidak lagi terpasang di kota," ucapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Bengkulu Darlinsyah meminta seluruh pihak untuk tidak memanaskan suasana pascapersidangan perdana perselisihan atas hasil Pemilihan Umum Presiden 2014 di MK.
"Mari kita sama-sama menaati tahapan resmi yang berlaku. Sekarang sidang di MK, kami minta di daerah ini tidak ada yang melakukan tindakan yang bisa memancing gesekan-gesekan antarsimpatisan atau pendukung," katanya.
Dia juga meminta seluruh unsur masyarakat untuk tidak terprovokasi spanduk tersebut. Masyarakat diharapkan untuk mengabaikan segala bentuk tindakan yang bisa menyebabkan konflik kepentingan pilpres.
"Saya rasa masyarakat Bengkulu sudah cerdas, dan bisa memilah bentuk-bentuk tindakan yang berbau provokasi. Kepada simpatisan peserta pemilu kami minta untuk tetap tenang, dan tidak menanggapi perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk
-
Pengeroyokan Sopir Truk oleh Petugas Bea Cukai Batam, Komisi III DPR: Tangkap Semua Pelaku!
-
Tersangka Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Terancam Pidana Seumur Hidup
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Jadwal Mudik Gratis Pemprov Jakarta, Perjalanan Balik ke Ibukota Juga Gratis
-
Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah