Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo akan meminta bantuan dari relawan media sosial untuk melakukan program terbarunya yaitu E-Blus alias blusukan elektronik.
Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Andi Wijayanto mengatakan, blusukan elektronik ini lahir dari kebiasaan Jokowi melakukan blusukan ke tempat-tempat yang perlu diperhatikan.
"Pak Jokowi itu sangat cepat, seperti ada terminologi baru yang diciptakannya untuk program kerja ke depan, padahal kami menamakannya blusukan virtual, tetapi dia langsung menamakannya e-blus," kata Deputi Tim Transisi Jokowi JK, Andi Wijayanto dalam.sebuah diskusi di Kawasan Blok M Jakarta Selatan, Sabtu(9/8/2014).
Menurutnya, Jokowi sendiri yang meminta para relawan media sosial tersebut untuk membantu dalam menjalankan programnya ke depan. Jokowi pun berharap agar para relawan tidak meninggalkannya karena kemenangan pada tanggal 22 Juli lalu baru merupakan awal dari pekerjaan untuk lima tahun ke depan.
"Jokowi meminta para relawan membantunya dengan e-blus untuk mencari semua jabatan dan sekolah yang rusak, puskesmas yang tidak ada dokternya, dan juga barak dan kamp-kamp para tentara yang tidak layak, dan tugas lainnya," kata Andi.
Mengomentari program baru tersebut, pengamat politik dari CSIS J Kristiasdi mengatakan sangat setuju. Kata dia, program e-blus akan dapat memudahkan Jokowi JK memantau dan menemukan persoalan, serta mengefektifkan waktu yang tersedia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Dukungan ke Saiful Mujani Mengalir dari Aktivis, Soroti Kebebasan Kritik di Era Prabowo Subianto
-
Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di Jambi, Menteri PPPA Minta Diadili di Peradilan Umum
-
Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua
-
Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik