Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan belum menyiapkan jawaban atas gugatan baru dugaan pelanggaran etik dalam sidang lanjutan yang dilaksanakan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) hari ini, Senin (11/8/2014).
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengakui baru menyusun penjelasan atau aduan dari kubu capres cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa atau tim Merah Putih, yang diajukan terlebih dahulu sebelum sidang DKPP dimulai.
"Jadi ada materi pengaduan baru. Itu kami belum jawab belum buat jawaban tertulis, terkait seperti apa yang sudah dibacakan, atau dibacakan oleh ketua tim pengadu tadi, menyangkut tentang tahapan pemilu dari sejak awal hingga akhir," kata Husni di sela sidang DKPP di gedung Kementerian Agama, jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2014).
Adapun alasan belum menyiapkan jawaban, menurut Husni, karena KPU baru menerima materi anyar gugatan itu.
"Memang ada bagian yang belum kami jawab karena baru diberi tahu hari ini ada pengaduan baru," terang Husni lagi.
Sebelumnya, Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie dalam persidangan mengungkapkan ada empat pengaduan baru ke DKPP.
"Sesudah sidang pertama kami menerima 4 pengaduan. Total perkara ada 14 pengaduan. Kita putuskan kita masukan pengaduan tersebut," terang Jimly.
Sidang kali ini dijadwalkan untuk mendengarkan tuduhan pelanggaran etik dan akan dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi yang diajukan dari para pelapor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi
-
Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang
-
Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda
-
Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar
-
Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!
-
The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
-
Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan
-
4 Pelembap Bibir dengan Kandungan Petroleum Jelly untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah
-
Mazda Akhirnya Produksi Mobil di Indonesia, CX-30 Jadi Model Pertama yang Dirakit Lokal