Suara.com - Salah seorang Politikus PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan, hadir dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (11/8/2014).
Namun, Trimedya yang hadir sebagai pihak terkait, Jokowi-JK, terpantau tertidur saat jalannya sidang.
Posisi Trimedya berada di bangku barisan kedua di deretan bangku kedelapan dari kanan. Wajahnya yang terlelap tampak dari belakang ruang sidang.
Ditemui ketika sidang diskors, Trimedya mengakui kalau dirinya memang ngantuk berat. Trimedya mengaku tertidur lelap lantaran lelah setelah memberikan pelatihan kepada saksi untuk Pasangan Jokowi-JK tadi malam.
"Hehehe, emang kesorot (kamera ) ya?. Iya abis briefing saksi sampai jam 5 pagi," katanya.
Dirinya memang sering memantau sidang ini. Kedatangannya hari ini merupakan yang ketiga kalinya. Kedatanganya ini sekaligus untuk mencatat beberapa keterangan yang terungkap dari persidangan kali ini.
"Iya (hadir ini) buat persiapan nanti," kata Trimedya sambil meninggalkan ruang sidang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan