Suara.com - Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menskors sidang Perselisihan Hasil Penghitungan Umum (PHPU) beragendakan pemeriksaan saksi ahli, hari ini, Jumat (15/8/2014), sekitar pukul 17.25 WIB, setelah memimpin sidang selama sepekan.
Agenda sidang dijadwalkan akan dilanjutkan pekan depan pada Senin (18/8/2014) dan akan diputuskan dua hari setelahnya pada Rabu (20/8/2014).
Sebelum mengetuk palu sidang tanda sidang ditutup, Ketua Majelis Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva mengatakan, sidang akan dilakukan lagi pada hari Senin 18 Agustus dengan agenda pengesahan bukti.
Dia mengatakan, seharusnya agenda tersebut bisa dikebut hari ini, namun Hakim memutuskan untuk menundanya hingga hari Senin.
"Mengesahkan bukti belum bisa kita lakukan sekarang, karena kita harus verifikasi dulu. Karena bukti pemohon banyak, jadi terpaksa tidak bisa disahkan hari," kata Hamdan
Untuk itu, lanjut Hamdan, persidangan pengesahan bukti-bukti akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB.
Kemudian, sambungnya, pada hari Selasa 19 Agustus, para pihak yang terlibat dalam sidang ini dimintai menyampaikan kesimpulan lewat kepaniteraan. Hamdan menambahkan, paling jadwal kesimpulan itu disampaikan pukul 10.00 WIB.
"Itu jadwal sidang kita, setelah itu tinggal internal hakim dan panggilan untuk vonis," kata Hamdan.
"Sidang hari ditutup dan dilanjutkan Senin pukul 10.00 WIB," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
-
Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi