Suara.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah merekrut lebih dari 6.000 orang untuk dijadikan pejuangnya pada bulan lalu. Berdasarkan catatan, perekrutan itu adalah yang tercepat sejak kelompok militan itu terbentuk.
Menurut pendiri Badan Pengawas Hak Asasi Manusia di Suriah, Rami Abdelrahman, lebih dari seribu rekrutan baru adalah orang asing. Sementara itu, sisanya berkewarganegaraan Suriah.
Organisasi hak asasi manusia itu menghimpun data dari berbagai sumber di Suriah, semua pihak yang terlibat dalam perang saudara di negeri tersebut.
Sebelumnya, jumlah anggota ISIS diperkirakan mencapai sekitar 15.000 personel. ISIS sudah merebut sebagian besar wilayah Suriah dan Irak.
Baru-baru ini, pergerakan ISIS di Irak sedikit terhambat. Pasalnya, ISIS mendapat perlawanan dari Amerika Serikat (AS). AS mengerahkan pesawat tempurnya untuk menggempur sejumlah kantung pertahanan ISIS di kawasan yang dihuni etnis Kurdi.
Campur tangan AS itu langsung mendapat kecaman dari ISIS. Kelompok yang dipimpin Abu Bakr al-Baghdadi itu mengancam akan menciptakan banjir darah di Amerika. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?