Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) terpilih Jusuf Kalla (JK) mendapatkan kesempatan pertama memberikan pidatonya di acara Silaturahmi Nasional dan Halal Bihalal Relawan Jenggala, relawan yang telah memenangkan dirinya dan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014.
Dalam pidatonya itu, JK pun melontarkan candaannya di depan para relawan. Antara lain, JK menceritakan betapa dirinya sudah tiga kali mengikuti Pilpres.
"Saya satu-satunya orang Indonesia yang tiga kali ikut Pilpres. SBY aja baru dua kali. Pak Jokowi baru satu. Tapi dia rekornya lima kali. Pilkada dua kali di Solo, dua di Jakarta, dan sekali Pilpres," ungkap JK di hadapan relawan di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Selasa (26/8/2014) malam.
Lebih dari itu, JK pun mengungkapkan terkait dirinya yang menjadi Ketua Umum Partai Golkar dan tak pernah memenangkan Pilpres. Sementara menurutnya, ketika dirinya tak menjabat sebagai Ketua Umum, malah dicalonkan dan menang.
"Kedua, punya partai, Ketua Umum lagi. Eh, malah kalah. Tapi (kali) ini dipilih Bu Mega, tanpa partai," tambah JK.
Di depan para relawan pula, JK kembali mengingatkan agar semua aktivitas harus kembali normal. Para relawan dan masyarakat umum menurutnya harus menjalankan aktivitasnya seperti sedia kala. Tak hanya itu, JK juga menyampaikan bahwa jika relawan telah berjuang selama sebulan, dirinya dan Jokowi kini pun akan berjuang setidaknya selama lima tahun ke depan.
"Benar, setelah ini harus kembali seperti biasa, dan menjalankan aktivitasnya masing-masing. Anda telah bekerja sebulan, kami bekerja lima tahun untuk menjadikan masyarakat yang maju dan adil. Kalau kita salah, silakan ditegur," tandas JK.
Berita Terkait
-
Relawan Prabowo Tegas Tolak Polri di Bawah Menteri, Singgung Ancaman Keamanan
-
PSI Gaspol Konsolidasi Jelang Rakernas Makassar, Program Disatukan Bareng Relawan Jokowi
-
Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Sikap Kritis Penting dalam Demokrasi
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran