Suara.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama berjanji kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) akan mendapatkan hukuman atas tindakan mereka memenggal kepala jurnalis, James Foley.
Pernyataan Obama itu disampaikan setelah orang nomor satu di Amerika itu memberikan izin kepada pesawat pengintai untuk mengumpulkan informasi intel di Suriah sebelum melancarkan serangan udara ke wilayah itu.
“Amerika tidak akan lupa. Kami sabar dan hukum akan ditegakkan,” kata Obama.
Obama menyebut kelompok ISIS seperti kanker. Kata dia, tidak mudah untuk bisa mencabut kanker dan kalau pun bisa memerlukan waktu yang lama.
Obama juga memastikan Amerika akan mengejar siapa pun yang telah menyakiti warga negaranya. Mereka yang melakukan menyakiti warga Amerika akan mendapatkan hukuman yang setimpal. Pemerintah Amerika sudah menetapkan kelompok ISIS sebagai ancaman bagi keamanan nasional.
Warga negara asing yang ikut berjuang dengan kelompok ISIS di Irak dan Suriah dan kembali ke negaranya masing-masing berpotensi untuk melakukan serangan kepada warga sipil.
“Apabia tidak diawasi maka kelompok tersebut bisa menjadi ancaman langsung bagi Amerika dan juga negara lain,” kata Shawn Turner, deputi sekretaris pers Gedung Putih. (AFP/USAToday)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Jadi Tersangka Lagi, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Diduga Terima Setoran Rp2,8 M dari Bandar Narkoba
-
Mendikdasmen Pastikan Anggaran Pendidikan Naik, Bantah MBG Pangkas Dana Sekolah
-
MCK Kumuh Manggarai Dibenahi, Kini Jadi Fasilitas Sehat dan Canggih
-
Menham Pigai Serahkan RUU Masyarakat Adat ke DPR: Rakyat Adat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri
-
Lewat Surat Edaran, Mendagri Dorong Sinergi Daerah Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
-
Rumah Jokowi Berubah Jadi 'Tembok Ratapan Solo', Begini Kata PDIP
-
Kasus Korupsi CPO, Kejagung Dalami Dokumen Dugaan Aliran Transaksi ke Pejabat Bea Cukai
-
Kasatgas Tito Pantau Langsung Pembersihan Lumpur Praja IPDN di Aceh Tamiang
-
Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang
-
NasDem Bukber Elite Parpol Termasuk Anies, Bicara Sukseskan Program Prabowo