Suara.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama berjanji kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) akan mendapatkan hukuman atas tindakan mereka memenggal kepala jurnalis, James Foley.
Pernyataan Obama itu disampaikan setelah orang nomor satu di Amerika itu memberikan izin kepada pesawat pengintai untuk mengumpulkan informasi intel di Suriah sebelum melancarkan serangan udara ke wilayah itu.
“Amerika tidak akan lupa. Kami sabar dan hukum akan ditegakkan,” kata Obama.
Obama menyebut kelompok ISIS seperti kanker. Kata dia, tidak mudah untuk bisa mencabut kanker dan kalau pun bisa memerlukan waktu yang lama.
Obama juga memastikan Amerika akan mengejar siapa pun yang telah menyakiti warga negaranya. Mereka yang melakukan menyakiti warga Amerika akan mendapatkan hukuman yang setimpal. Pemerintah Amerika sudah menetapkan kelompok ISIS sebagai ancaman bagi keamanan nasional.
Warga negara asing yang ikut berjuang dengan kelompok ISIS di Irak dan Suriah dan kembali ke negaranya masing-masing berpotensi untuk melakukan serangan kepada warga sipil.
“Apabia tidak diawasi maka kelompok tersebut bisa menjadi ancaman langsung bagi Amerika dan juga negara lain,” kata Shawn Turner, deputi sekretaris pers Gedung Putih. (AFP/USAToday)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik