Suara.com - Para gerilyawan Islam Suriah atau ISIS mengepung 40 pesonel pasukan pemelihara perdamaian Filipina dari kontingen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Dataran Tinggi Golan, yang diduduki Israel.
Untuk memperkuat pengepungan mereka, para kelompok bersenjata itu menambah jumlah personel dengan 20 kendaraan.
"Jumlah gerilyawan semakin banyak yang datang dengan 20 kendaraan untuk memperkuat pengepungan mereka di sekitar Posisi 68," kata satu sumber diplomat yang tidak bersedia namanya disebutkan.
Sumber itu menambahkan tambahan personel itu mulai tiba sekitar pukul 23.000 waktu setempat.
Sebelumnya, PBB mengatakan, 32 tentara lain Filipina diselamatkan dalam sebuah baku tembak pada Sabtu (30/8/2014) siang.
Para gerilyawan itu mengepung pasukan perdamaian PBB sebelumnya terlibat baku tembak dengan pasukan pemerintah Suriah di Dataran Tiggi Golan.
Sejumah 44 tentara perdamaian Fiji dari kontingan pasukan PBB telah ditahan oleh para gerilyawan sejak Kamis (28/8/2014). (Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump
-
10 Rudal Iran Meluncur ke Israel, Salah Satunya Hulu Ledak Fragmentasi
-
AI China Disebut Bantu Iran Menargetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah
-
Geger Penemuan UUV Diduga Asal China di Gili Trawangan, Laut Indonesia Dimata-matai?
-
Ultimatum Keras Iran Lawan Ancaman Donald Trump, Siap Balas Serang Israel
-
Radiasi Nuklir Bushehr Iran Mengancam Ibu Kota Negara-negara Arab
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur