Suara.com - Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, mengatakan bahwa otonomi daerah yang sudah berjalan selama ini harus diawasi pemerintah pusat.
"Hal itu penting supaya perkembangan dan pembangunan dapat terselenggara dengan baik," kata Mendagri dalam pengarahannya pada rapat fasilitasi dan koordinasi forum pimpinan daerah se-Sumsel serta protokol se-Indonesia di Palembang, Senin (1/9/2014).
Dia mengatakan, pentingnya pengawasan tersebut karena bantuan pendanaan juga berasal dari pemerintah pusat.
Menurutnya pada 2015 pemerintah daerah diharapkan fokus pada pembinaan sumber daya manusia aparat pemerintah desa terkait dengan penerapan UU mengenai desa.
"Kesemuanya itu dilakukan supaya kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat," kata dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, intinya otonomi daerah untuk memaksimalkan pelayanan kepada seluruh masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.
Dalam kesempatan itu Mendagri juga menyampaikan bahwa sekarang ini sedang dibahas 87 daerah otonomi baru di DPR RI, agar daerah otonomi dapat mandiri.
Menurut dia sekarang ini ada daerah otonomi pendanaanya kebanyakan dari pemerintah pusat. Padahal seharusnya tujuan otonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pendanaan sendiri. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target