Suara.com - Sekjen Perserikatan Bangsa-bangsa, Ban Ki-moon mengatakan, dunia murka terhadap aksi pemenggalan kepala jurnalis Amerika Steven Sotloff yang dilakukan kelompok Negara Islam Irak dan Surian (ISIS).
“Kami semua marah dan murka mendengar laporan dari Irak terkaut pembunuhan brutal warga sipil oleh ISIS, termasuk laporan tentang pemenggalan kepala seorang jurnalis Amerika,” kata Ban Ki-moon.
Menurut Ban, dia mengutuk semua bentuk kejahatan dan tidak menerima ancaman yang dilakukan oleh sebuah kelompok yang mengancam komunitas tertentu hanya karena keyakinan.
Ban mendeskripsikan situasi yang terjadi di Irak di mana kelompok militan menguasai sebagian besar wilayah itu sebagai sesuatu yang menjijikkan. Dia juga meminta semua pemimpin agama untuk bersatu melawan aksi nontoleran tanpa harus dengan kekerasan.
Dalam rekaman video yang disebar oleh ISIS, jurnalis Steven Sotloff mengatakan, dia adalah korban dari keputusan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang melakukan serangan udara di Irak.
Tidak lama setelah mengucapkan kalimat itu, anggota ISIS yang menggunakan topeng dengan aksen Inggris memenggal kepala Sotloff dengan pisau. Pelaku yang memenggal kepala Sotloff kemunginan besar sama dengan yang memenggal kepala James Foley, beberapa waktu lalu. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026