Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Barat dengan koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum menandatangani nota kerjasama pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Waduk Jatiluhur, Kamis (4/9/2014).
"Dalam rangka percepatan pemenuhan pelayanan air minum lintas provinsi di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat, saya telah menugaskan Direktur Perusahaan Umum Jasa Tirta II untuk bertindak sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama Sistem Penyediaan Air Minum Jatiluhur untuk mencari mitra strategis,” kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dalam sambutan.
Proyek ini diharapkan dapat melayani kebutuhan air minum bagi masyarakat Jakarta, Bekasi, dan Karawang.
Penandatanganan kerjasama tersebut sekaligus menandai dimulainya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Jatiluhur tahap I yang akan dimulai 2015. Proyek ini diharapkan selesai 2017. Proyek ini diperkirakan bernilai investasi sebesar Rp1,67 triliun.
Djoko menambahkan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum Jatiluhur membutuhkan komitmen dan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Model kerjasamanya menggunakan sistem Built Operate Transfer.
"Kementerian PU berharap kepada para gubernur, bupati dan wali kota agar bersama-sama menjaga pembangunan ini dapat selesai dalam waktu dua tahun, sehingga pada awal tahun 2017 pengembangan SPAM Jatiluhur sudah beroperasi untuk melayani air minum masyarakat wilayah Jakarta, Bekasi dan Karawang," katanya.
Objek kerjasama meliputi pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Jatiluhur untuk wilayah Jakarta sebanyak 4.000 liter per detik, Kabupaten Karawang 350 liter per detik, Kabupaten Bekasi 350 liter per detik, dan Kota Bekasi 300 liter per detik. Total produksi yang diharapkan mencapai 5.000 liter per detik.
Kapasitas 5.000 liter per detik merupakan produksi dari dua lokasi Instalasi Pengolahan Air Minum di Cibeet dengan kapasitas IPA 550 liter per detik untuk melayani wilayah Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi, dan di Bekasi dengan kapasitas IPA 4.450 liter per detik yang akan melayani Jakarta, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.
Pengelolaan produksi air pada Sistem Penyediaan Air Minum Jatiluhur dilakukan oleh lembaga yang akan dibentuk Perum Jasa Tirta II.
Acara penandatanganan kerjasama dihadiri oleh Menteri PU Djoko Kirmanto, Gubernur DKI Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Wakil Bupati Karawang Celica Nurachadiana, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Bekasi, dan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Berita Terkait
-
Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi
-
Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan
-
Komisi III DPR Desak Usut Tuntas Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur: Petugas Keamanan Garda Terdepan
-
Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli
-
5 Fakta Kematian Misterius Satpam di Waduk Jatiluhur: Ditemukan dengan Tangan Terborgol
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia
-
PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak
-
Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak
-
Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong
-
Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur
-
Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP
-
Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya