Suara.com - Polisi Tiongkok menangkap sebelas orang yang dicurigai membuat, menjual dan menyebarkan 90 juta kapsul pembungkus penyebab kanker di provinsi bagian timur, Zhejiang, Cina.
Media pemerintah China Daily, Kamis (4/9/2014), melaporkan, selongsong obat itu dibuat dengan gelatin yang mengandung kromium logam dalam jumlah besar.
Surat kabar itu menambahkan, bahwa kelompok itu ditahan di sebuah pabrik pada Agustus 2014.
Polisi setempat masih menyelidiki lokasi penjualan pembungkus itu. Media pemerintah tidak melaporkan kasus penyakit yang disebabkan oleh kapsul beracun itu.
Kelompok ini dipimpin oleh seorang pria berusia 56 tahun yang bernama Pan Bohai.
Pan, yang sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan farmasi yang telah bangkrut yang juga memproduksi kapsul kosong, mengumpulan 10 teman-temannya untuk memulai usaha sendiri, kata surat kabar itu.
Perusahaan itu telah memproduksi kapsul sejak Februari, kata surat kabar itu.
Skandal terbaru itu mencerminkan sebuah insiden pada 2012 di mana pemerintah meluncurkan penyelidikan terhadap 43 perusahaan karena memproduksi kapsul yang tercemar kromium. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar
-
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital