Suara.com - Mabes Polri memecat 13 anggotanya yang ketahuan memakai narkoba sepanjang 2013 hingga 2014. Juru Bicara Mabes Polri Boy Rafli Amar di kantor PPATK, Jakarta, Senin (8/9/2014), mengaku ke 13 orang itu sudah termasuk yang sudah diproses di pengadilan.
"Termasuk yang mereka sudah diproses pidana. Maksudnya yang menjadi sidang perdana kepada mereka, berujung pada sidang kode etik profesi yang merekomendasikan (pemberhentian) dengan tidak hormat," ucap Boy.
Boy mengaku mereka yang dihukum adalah para pengguna dan tidak ada yang tekait dengan sindikat jaringan narkotika internasional.
"Tidak ada yang pernah terbukti jaringan sindikat intrnasional, tidak ada. Itu yang diproses Polri sendiri anggota kita yang pengguna, yang selama ini diproses hukum, toh bukan dalam konteks pengedar, ini belum pernah terungkap," tambah Boy.
Boy juga mengingatkan kepada Polri siapaoun yang melanggar dan menyalahi undang-undang akan ditindak, seperti 13 Anggota Polri yang telah diberhentikan secara tidak hormat.
"Kalau memang dia melanggar ya harus terkena sangsi hukum, apabila ada yang melanggar, maka resikonya akan berhadapan dengan sanksi, dan kita tidak menutupi itu dalam hal ini," kata Boy Rafli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk