Suara.com - Muktamar VIII PPP akan diselenggarakan tahun 2015. Waktu tepatnya belum disepakati, tapi kemungkinan digelar awal tahun atau paling lambat 20 Oktober, demikian dikatakan Sekretaris Jenderal DPP PPP Romahurmuziy, Rabu (10/9/2014).
Menurut Romahurmuziy tahapan pelaksanaan muktamar sudah seperti yang diatur anggaran dasar partai yang menyatakan muktamar digelar selambat-lambatnya satu tahun setelah terbentuknya pemerintahan baru hasil pilpres.
Dalam Rapat Pengurus Harian DPP PPP yang berlangsung mulai Selasa (9/9/2014) hingga dini hari tadi, muncul keputusan-keputusan penting.
Di antaranya, memecat Suryadharma Ali dari posisi Ketua Umum PPP dan menunjuk Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi menjadi pelaksana tugas pimpinan partai.
Selain itu, rapat tersebut juga memutuskan untuk menetapkan Wakil Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa sebagai Ketua Steering Committee dan Romahurmuziy menjadi Sekretaris Steering Committee. Sedangkan yang ditunjuk menjadi Ketua Organizing Committee adalah Ahmad Farial, Sekretaris Aunul Rofik, dan Bendahara Mahmud Yunus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka
-
Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS
-
Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel
-
Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi
-
Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri
-
Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!
-
Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi
-
Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah
-
Tak Banyak Omong, Lobi Ajaib Anwar Ibrahim Bikin Kapal Petronas Bebas Lewat Selat Hormuz
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo