Suara.com - Sebanyak 64 mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara belum mengembalikan mobil dinas meski masa tugasnya telah berakhir sejak 15 September.
Dalam catatan Bagian Umum Kesekretariatan DPRD Sumut di Medan, Jumat, baru 11 mantan anggota DPRD Sumut yang tidak terpilih lagi yang mengembalikan mobil dinas.
Ke-11 mantan anggota DPRD Sumut itu adalah Hardi Mulyono dan Mulkan Ritonga (Partai Golkar), Layari Sinukaban dan Nurhasanah (Partai Demokrat), Japorman Saragih dan Taufan Agung Ginting (PDI Perjuangan), Hidayatullah dan Muhammad Nasir (PKS), Ali Jabar Napitupulu dan Datuk Abul Hasan Maturidi (PPP), serta Abu Bokar Tamba (PBR).
Sedangkan 25 anggota DPRD Sumut lainnya tidak mengembalikan mobil dinas karena terpilih kembali menjadi wakil rakyat periode 2014-2019.
Kabag Umum Setwan DPRD Sumut, Effendi Batubara mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat imbauan kepada 75 mantan anggota DPRD Sumut yang tidak terpilih untuk mengembalikan mobil dinas.
Namun hingga empat hari dari akhir masa tugas, hanya 11 mantan anggota DPRD Sumut yang memiliki inisiatif untuk segera mengembalikan mobil dinas tersebut.
"Kita belum mengetahui kapan pastinya semua mobil dinas tersebut dikembalikan. Namun surat pertama sudah kita layangkan kepada setiap mantan anggota DPRD Sumut itu," katanya.
Kesekretariatan DPRD Sumut mengharapkan 64 mantan wakil rakyat tersebut untuk segera mengembalikan mobil dinas guna diserahkan kepada legislator yang baru.
Untuk itu, pihaknya akan mengirimkan kembali surat panggilan ke rumah 64 mantan anggota DPRD Sumut tersebut.
"Kita harus jemput bola, kalau tidak anggota DPRD Sumut pasti akan memperlambat. Padahal anggota DPRD Sumut yang baru juga membutuhkan kendaraan untuk bekerja," katanya.
Anggota DPRD Sumut periode 2014-2019, Brilian Moktar mengatakan, mobil dinas tersebut adalah mobil yang dipinjamkan untuk menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Jika tidak dikembalikan dengan cepat, dikhawatirkan anggota DPRD Sumut yang baru dilantik tidak mampu menjalankan tugas yang diemban dengan maksimal.
"Kasihan anggota dewan yang terpilih karena tidak mendapatkan mobil dinas, terganggu aktivitas mereka," kata politisi PDI Perjuangan itu.
Setelah alat kelengkapan dewan telah terpenuhi, Kesekretariatan DPRD Sumut diharapkan dapat berinisiatif untuk mengambil mobil dinas tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL