Suara.com - Penyidik KPK resmi menetapkan Gubernur Riau Annas Maamun dan seorang pengusaha Gulat Manurung sebagai tersangka kasus korupsi.
Annas diduga menerima suap dari Gulat Manurung untuk alih fungsi hutan Industri yang terletak di daerah Kuansing Kabupaten Kuantan Singigi, Riau.
"Setelah melakukn pendalaman, maka kami menetapkan kedua tersangka, AM sebagai Gubernur Riau dan GM sebagai tersangka," kata Ketua KPK Abraham Samad di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2014).
Samad juga menyampaikan, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah uang dalam bentuk dolar Singapura dan pecahan Rupiah. Menurutnya kalau diperkirakan jumlah uang tersebut mencapai Rp2 miliar
"KPK berhasil mengamankan alat bukti berupa uang terdiri dar 156.000 dolar Singapura dan 500 juta Rupiah dan 300 ribu dolar AS. Jumlah keseluruhan alat bukti kurang lebih 2 M," kata Samad.
Dari sejumlah uang tersebut, uang 300 ribu dolar AS tidak termasuk dalam aksi penyuapan karena uang tersebut uang pribadi Gulat Manurung.
Hal tersebut disampaikan Samad berdasarkan pengakuan GM sendiri. Namun, atas uang tersebut KPK akan terus melakukan penyelidikan.
"Sedangkan uang 300 ribu Dolar AS tersebut tidak termasuk karena diakui GM sebagai uang pribadinya," tambahnya.
Selain itu, KPK juga mensinyalir bahwa uang tersebut tidak hanya untuk alih fungsi hutan taman industri tetapi juga sebagai ijon untuk sejumlah proyek yang sudah direncanakan di Provinsi Riau.
"Ada dugaan dari hasil pemerasan ini, KPK mensinyalir duit ini juga sebagai ijon untuk mendapatkan proyek-proyek lain yang ada di Provinsi Riau, karena kita dapatkan daftar proyek yang akan dilaksanakan di Riau," terang Samad lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026