Suara.com - Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, mengatakan masyarakat harus ikut menolak pengesahan tata tertib DPR periode 2014-2019 yang telah ditetapkan.
"Upayanya adalah kita butuh suara rakyat tolak tatib DPR, dan dengan komposisi pimpinan DPR yang ada sekarang," kata Rieke di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014).
Rieke menyayangkan fasilitas persidangan tidak memenuhi syarat, seperti yang terjadi dalam sidang paripurna pengesahan paket pimpinan DPR yang berlangsung sejak Rabu (1/10/2014) hingga dini hari tadi. Rieke mengatakan sebagian anggota dewan tidak bisa interupsi sidang lantaran alat pengeras suara tidak berfungsi.
"Ini inskonstitusional di paripurna, setiap anggota itu punya hak untuk bicara. Bagaimana mau bicara kalau pengeras suara saja dimatikan," kata Rieke.
"Dengan anda melihat akrobatik politik sedemikian rupa, tidak ada hak bicara anggota," Rieke menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Aktivis Mahasiswa Geruduk MK, Minta Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Masuk Peradilan Militer