Suara.com - Ketua DPD RI Irman Gusman berharap DPR RI dapat menerima dua peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) yang diterbitkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Semoga dua Perppu yang sudah ditandatangani oleh Presiden SBY ini disetujui oleh DPR RI," kata Irman Gusman di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (3/10/2014).
Kedua Perppu tersebut adalah Perppu No 1 tahun 2014 tentang Pilkada dan Perppu No 2 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.
Menurut Irman, DPD RI juga akan menyampaikan sikapnya soal penerbitan dua Perppu terebut yakni ingin ada kewenangannya di bidang legislasi yakni dapat menentukan menerima atau menolak usulan Perppu.
Anggota DPD RI asal Sumatera Barat ini menegaskan, sikap DPD adalah mendukung penyelenggaraan Pilkada langsung sesuai dengan isi Perppu yang diusulkan oleh Presiden SBY.
"Namun, DPD RI tidak memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan di bidang legislasi," katanya.
Irman menjelaskan, sikap DPD RI mendukung penyelenggaraan Pilkada langsung karena DPD RI tidak mau mundur apalagi kembali seperti di era orde baru.
Apalagi, kata dia, dari hasil kajian DPD RI penyelenggaraan Pilkada langsung secara serentak dapat menghemat anggaran.
Sebelumnya SBY menerbitkan dua Perppu yakni Perppu No 1 tahun 2014 tentang Pilkada dan Perppu No 2 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat