Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dikabarkan telah menguasai kota Kobane di Suriah, yang dekat dengan perbatasan Turki. Para pejuang ISIS sudah berhasil memasuki kota itu dan menyisir jalanan.
Selain itu, para pejuang ISIS juga telah mengambil alih sejumlah gedung di kota tersebut, termasuk sebuah rumah sakit di wilayah Timur. Kini, rumah sakit itu dijadikan tempat persembunyian penembuk jitu (sniper) yang menargetkan pejuang Kurdi.
“Gerilya sudah berlangsung dan peperangan untuk pertama kali terjadi di distrik di Maqtala al-Jadida dan Qani Arab,” kata Rami Abdel Rahman, Direktur LSM HAM, Observatory.
Setelah menguasai kota Kobane, para anggota ISIS dikabarkan memenggal kepala para pejuang Kursi, termasuk pejuang perempuan. Ini bukan kali pertama ISIS memenggal kepala perempuan. Minggu lalu, tiga perempuan Kurdi juga dipenggal oleh kelompok militan tersebut.
Dalam foto yang disebar di dunia maya, terlihat seorang anggota ISIS yang tengah memegang kepala perempuan yang sudah terpisah dari badannya. Perempuan tersebut kemungkinan pejuang perempuan Kurdi yang melakukan perlawanan kepada ISIS.
Meski sebagian kota Kobane telah jatuh ke tangan kelompok militan, warga Kobane masih terus melakukan perlawanan dengan cara gerilya. (IBTimes)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia
-
3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo
-
Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet
-
Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum
-
Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader