Suara.com - Peneliti utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Warman Adam, menganggap pernyataan Wakil Ketua Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo yang disebut akan berusaha melengserkan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) merupakan emosi sesaat.
"Itu hanya faktor emosional saja. Pasalnya dia sudah membiayai cukup banyak untuk pemilihan gubernur DKI, masalahnya karena sudah keluar banyak uang," kata Asvi di Gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (10/10/2014).
Asvi menambahkan, untuk masalah ini sebenarnya Prabowo dan Hashim yang dianggap dominan. Untuk anggota Koalisi Merah Putih (KMP) seharusnya mempunyai sikap sendiri tidak harus mengikuti emosionalnya Prabowo.
"Seyogyanya tidak begitu saja diikuti oleh anggota KMP yang lain, kalo mereka mempunyai sikap sendiri," imbuhnya.
Seperti diketahui, Hashim pernah mengungkapkan sekitar 90 persen biaya kampanye Jokowi saat maju bersama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 lalu, merupakan uang dari koceknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil