Suara.com - Peretas komputer asal Rusia sengaja menyebarkan virus di operasi sistem komputer Microsoft Windows dan perangkat lainnya untuk memata-matai komputer yang digunakan oleh organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO, Uni Eropa, Ukraina dan berbagai perusahaan energi dan telekomunikasi.
Kabar ini pertama kali disampaikan oleh sebuah firma intelijen ciber iSight Partners seperti dilansir dari Reuters.
ISight menyampaikan belum diketahui data apa saja yang berhasil dicuri oleh para peretas. Namun mereka menduga kalau para peretas ingin mencari data yang terkait dengan krisis di Ukraina, hubungan diplomasi, energi dan isu-isu telekomunikasi.
Perang ciber dan aksi saling memata-matai memang tengah berlangsung selama lima tahun ke belakang.
Isight mengungkapkan, mereka menjuluki operasi peretasans itu sebagai “Sandworm Team,” yang merujuk pada salah satu karya fiksi “dune” yang ditanam dalam kode perangkat lunak oleh peretas.
Operasi sennyap itu sudah berlangsung tahunan menggunakan berbagai cara. Isight menambahkan kalau peretas baru melakukan aksinya pada Agustus lalu untuk menghancurkan semua yang ditemukan dalam perangkat lunak. (reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan