Suara.com - PPP kubu Romahurmuziy salah pilihan bila penyelenggaraan Muktamar VIII PPP di Surabaya, Jawa Timur, diarahkan untuk memutus koalisi dengan Koalisi Merah Putih dan mengalihkan dukungan ke Koalisi Indonesia Hebat.
Hal itu diungkapkan oleh anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok kepada suara.com, Selasa (15/10/2014). Partai Demokrat adalah partai yang bergabung dalam paket pimpinan DPR/MPR yang diajukan oleh Koalisi Merah Putih.
"Menurut saya, kubu Romi itu salah pilihan. Pilihannya, kan terhormat atau dihormati. Kalau setia ke koalisi (Merah Putih), itu terhormat, karena kesetiaan itu memang sebuah kehormatan. Tapi kalau dapat jabatan itu hanya dihormati, yang dihormati belum tentu terhomat," kata Guru Besar Bidang Psikologi Islam di UIN Jakarta.
Mubarok menyebut kalau PPP masuk ke koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla karena ditawari imbalan kursi menteri, itu sama artinya dibeli.
"Kalau masuk karena ditawari menteri, kan namanya dibeli. Kalau dibeli, itu terhormat," kata Mubarok.
Mubarok juga mengungkapkan lagi manuver PPP menjelang penetapan pimpinan MPR. Waktu itu, PPP juga memilih keluar dari Koalisi Merah Putih untuk bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat karena mendapat jatah kursi pimpinan MPR. PPP keluar karena kecewa dengan Koalisi Merah Putih yang dinilai tidak mengakomodir kepentingan mereka.
"Padahal diujung, PPP sudah disiapkan jadi Wakil Ketua MPR oleh Merah Putih. Tapi, Sekjen cs (Romi) terlanjur tanda tangan dengan KIH," kata Mubarok.
Muktamar VIII PPP berlangsung Empire Palace Hotel, Surabaya, mulai Rabu (15/10/2014) hingga Sabtu (18/10/2014).
Agenda Muktamar VIII, antara lain pembentukan AD/ART beserta perubahannya. Kemudian, menetapkan Ketua Umum PPP yang baru untuk masa bakti 2014-2019.
Kemarin, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Hasan Husairi Lubis menyambut positif sikap Jokowi yang membuka pintu masuk kepada PPP.
“Kami sejak pemilihan pimpinan MPR yang lalu sebetulnya sudah sepakat. Bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat merupakan jembatan emas untuk ke depan,” kata Hasan Husairi.
Muktamar VIII PPP di Surabaya diselenggarakan di saat situasi internal partai tidak menyatu. Muktamar kubu Romahurmuziy ini sebelumnya dipersoalkan oleh kubu Suryadharma Ali yang menganggap ilegal. Bahkan, Suryadharma yang cenderung mendukung Koalisi Merah Putih itu sempat akan menggelar muktamar pada 23-26 Oktober 2016, namun dievaluasi lantaran Mahkamah Partai meminta kedua kelompok islah dulu sebelum melaksanakan muktamar.
Tapi, kubu Romahurmuziy tetap melaksanakan muktamar dan menyatakan acara ini sah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul