Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP PPP Emron Pangkapi menegaskan pemandangan umum yang disampaikan perwakilan DPW-DPW terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus DPP PPP periode 2010-2015 terutama menyoroti dua hal.
"Kedua hal tersebut adalah kurang konsisten melaksanakan AD/ART serta kurang transparan dalam hal keuangan," kata Emron Pangkapi selaku pelaksana tugas (plt) ketua umum ketika menyampaikan jawaban DPP PPP atas pemandangan umum pada muktamar PPP di Surabaya, Kamis (16/10/2014).
Menurut Emron, terhadap dua hal tersebut tidak bisa hanya membebani ketua umum secara perorangan, karena PPP adalah partai bersama miliki seluruh kader.
"PPP bukan hanya milik ketua umum sendiri," katanya.
Kalau ada teguran dan kritikan terhadap DPP PPP agar disampaikan sesuai prosedur dan mekanisme yang diatur dalam AD/ART partai.
Pada kesempatan tersebut, Emron juga mengharapkan setelah jawaban DPP PPP atas pemandangan umum, DPW-DPW dapat menyampaikan usulan perihal perbaikan keuangan partai.
Emron juga menyikapi usulan dari DPW-DPW yang mengusulkan agar pemilihan ketua umum PPP periode mendatang melalui musyawarah mufakat serta usulan pembentukan formatur secara musyawarah mufakat.
"Kalau memang semua DPW yang hadir setuju pada mekanisme musyawarah mufakat untuk memilih ketua umum, itu lebih baik," katanya.
Emron juga menyambut baik, usulan DPW-DPW yang mengusulkan agar ketua umum DPP PPP mendatang adalah figur yang memiliki akhlakul karimah, memahami persoalan partai, dan memiliki komitmen untuk membangun partai.
Pada rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum atas laporan pertanggungjawaban DPP PPP disampaikan oleh tujuh ketua DPW yang mewakili tujuh zona, yakni Zona Sumatera, Zona Jawa bagian Barat, Zona Jawa Bagian Timur, Zona Kalimantan, Zona Sulawesi, Zona Nusa Tenggara, serta Zona Maluku-Papua. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG