Suara.com - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengungkapkan akan menemui Ketum Gerindra Prabowo Subianto besok Jumat (17/10/2014), untuk menyampaikan undangan menghadiri acara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.
"Mudah-mudahan akan ada sinyal terjadi pertemuan antara pak Jokowi dan Prabowo," kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Senayan Jakarta, Kamis. (16/10/2014).
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan didampingi wakil ketua Oesman Sapta Odang, Mahyudin dan EE Mangindaan menerima delegasi Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman.
Lebih lanjut Zulkifli menjelaskan selama sepekan ini pimpinan MPR RI secara berurutan berkunjung dan mengirimkan langsung undangan kepada para mantan Presiden, Wapres dan pimpinan parpol.
Menurut Zulkifli, sampai saat ini baik ibu Megawati, BJ Habibie, mantan Wapres Hamzah Haz, Ketum DPP PG Aburizal Bakrie, Ketum DPP PAN Hatta Radjasa telah menyatakan kesediaannya untuk hadir.
"Dan Pak Prabowo juga seorang negarawan, mudah-mudahan beliau juga hadir hari Senin itu," kata Zulkifli.
Lebih lanjut Zulkifli menjelaskan bahwa sepuluh fraksi dan satu kelompok DPD RI juga sudah menyatakan siap menyukseskan dan akan menghadiri pelantikan Presiden Jokowi-JK.
Selain itu tambah Zulkifli, acara pelantikan juga akan dihadiri beberapa kepala negara sahabat, seperti Perdana Menteri Australia, PM Tahiland, PM Australia, PM Singapura, PM Malaysia, dan PM Haiti. Juga akan hadir Presiden Iran, Presiden Timor Leste, dan Gubernur Jenderal Papua Nugini.
"Selain itu ada delapan utusan khusus negara sahabat yang juga akan hadir," kata Zulkifli Hasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
Terkini
-
Kasus Dugaan Penipuan Dana Syariah Indonesia, Dirut Minta Maaf
-
KPK Bidik Dugaan Korupsi Stadion Swarnabhumi, Nama Gubernur Jambi Al Haris Terseret
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Inflasi Awal 2026 Stabil, Mendagri Dorong Daerah Perkuat Cadangan Logistik
-
UI Buka Jurusan AI, Ini 7 Fakta Penting Angkatan Pertama dan Cara Daftarnya
-
Noel Cibir OTT Ketua PN Depok: Operasi Tipu-tipu, KPK Itu Bocil!
-
Pengamat: Komisaris Dipidana Tanpa Aliran Dana, Sinyal Bahaya Iklim Profesionalisme BUMN Era Prabowo
-
MA Lepas Tangan, Hakim Korup PN Depok Tak akan Dibela, Bantuan Hukum Ditolak Mentah-mentah
-
Geger Data BPJS-PBI Februari 2026, Menkeu: Jangan Bikin Kejutan yang Merugikan