Suara.com - Perdana Menteri Najib Razak mengungkapkan, seluruh warga negara Malaysia harus bangga setelah kursi anggota tidak permanen Dewan Keamanan PBB resmi menjadi milik negeri jiran itu.
Dalam keterangan melalui rekaman video, Jumat (17/10/2014), Najib mengatakan,” Malaysia mempunyai catatan yang kuat dalam mempromosikan perdamaian dan juga keamana di seluruh dunia. Upaya perdamaian yang dilakukan Malaysia di Filipina merupakan salah satu contoh.
Terpilihnya Malaysia sebagai anggota Dewan Keamanan PBB tidak tetap merupakan bagian dari politik luar negeri kita. Kini Malaysia mulai dianggap sebagai salah satu rekanan dalam mempromosikan perdamaian dan keamanan.”
Malaysia menjadi satu dari 15 negara yang menjadi bagian dari anggota Dewan Keamanan PBB. Negeri jiran itu merupakan satu dari lima negara yang dipilih untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2015/16.
Dengan demikian, Malaysia mempunyai hak voting dalam setiap keputusan yang akan diambil oleh Dewan Keamanan PBB.
“Dengan kursi di DK PBB, Malaysia akan mempromosikan perdamaian internasional dan juga keamanan sesuai dengan visi di dalam negeri yaitu visi yang meyakini bahwa dunia bisa damai,” kata Najib. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Piala AFF 2026: Malaysia Tiru Langkah Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Sebelum Dipecat PSSI
-
Calon Lawan Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Thailand Hajar Malaysia
-
Muhammad Toha Beri Salam Perpisahan ke Persita Tangerang
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
John Herdman Ingin Timnas Indonesia Bertemu Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?