Suara.com - Sebuah berita yang dimuat di media massa Italia menjadi sorotan publik lintas negara. Tapi, ini bukan berita politik atau hukum yang membuat orang harus berpikir keras, melainkan berita soal sepasang kekasih yang mengalami kejadian aneh saat nekat berhubungan intim di sebuah pantai.
Media Italia itu adalah Il Mattino. Di situ, ada sebuah berita soal dua sejoli yang tidak bisa melepaskan alat kelaminnya saat melakukan hubungan seks di sebuah pantai dekat Porto San Giorgio, Italia. Laporan itu menyebutkan, keduanya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
Berita itu menuai beragam reaksi. Sejumlah ahli kesehatan menyangsikan kebenaran berita tersebut. Salah satunya adalah Profesor Helen Ward, pakar Kesehatan Publik di Imperial College.
"Saya tidak akan mengatakan itu tidak mungkin, tidak ada yang mustahil, namun saya pikir itu kedengaran sangat tidak mungkin terjadi," kata Profesor Helen seperti dikutip Independent.
Menurutnya, jika dua orang tidak bisa melepaskan alat kelaminnya, sebenarnya si lelaki bisa melepasnya jika sudah berhasil meredakan ereksinya.
Pernyataan berbeda disampaikan juru bicara Brook, konsultan kesehatan seksual. Menurut sang juru bicara, hal itu bisa saja terjadi, dan lebih sering terjadi pada hewan ketimbang pada manusia. Hasil riset menunjukkan, sebagian besar pasangan mengalami hal itu hanya sekejap saja. Namun, jika sampai membutuhkan bantuan medis, itu merupakan kejadian yang sangat langka. (Independent)
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara