Suara.com - Seorang model asal Los Angeles, Amerika Serikat hampir jadi korban aksi pemerasan dengan modus penyebaran foto telanjang. Tak takut dengan ancaman itu, sang model meminta bantuan polisi untuk meringkus salah satu pelaku.
Lansiran TMZ, model bernama Madison Louch awalnya curiga lantaran tidak bisa mengakses akun iCloud-nya, layanan penyimpanan awan milik Apple pada 7 September lalu. Tak lama kemudian, seorang lelaki tak dikenal menghubunginya lewat telepon.
Si lelaki yang mengaku meretas foto Madison mengancam akan menyebar foto telanjang si model dan merusak kariernya jika Madison tidak memberinya uang sebesar 900 Dolar atau senilai Rp10 juta. Si lelaki, yang mengaku sebagai dalang penyebar foto-foto pribadi selebritis Hollywood, menyuruh Madison meletakkan uang tebusan di sebuah tempat di gedung Fairfax Ave Hollywood.
Madison menyanggupi tuntutan si lelaki. Namun, dirinya juga menghubungi polisi untuk membantunya meringkus pelaku.
Di tempat yang dijanjikan, Madison meletakkan uang sejumlah yang diminta. Tak lama kemudian, muncul seorang perempuan yang mengambil uang tersebut. Sebelum berlalu, polisi keluar dari persembunyian dan menangkap perempuan itu.
Kepada polisi, perempuan itu mengaku bernama Jamie Munoz. Ia memang mengaku ikut memeras, tetapi dia membantah ikut meretas. Kepada polisi, Munoz mengungkap bahwa si peretas bernama Nicholas Douglas, lelaki asal Vancouver.
Munoz mengaku bersalah atas percobaan pemerasan dan dihukum tiga tahun percobaan ditambah kerja sosial. Kepolisian Los Angeles masih mencari si peretas dan mencari tahu apakah Nicholas Douglas benar-benar nama aslinya. (Al Arabiya)
Berita Terkait
-
Banyak Pelecehan Seksual, Instagram Akan Sensor Foto Vulgar di Pesan DM
-
Skandal Foto Bugil Finalis Miss Universe, Terlapor Poppy Capella dan Sarah Hendrapraja Diperiksa Polisi
-
Kasus Skandal Foto Bugil Finalis Miss Universe Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka?
-
Padahal Sudah Menangis, Finalis Miss Universe Indonesia 2023 Tetap Dipaksa Telanjang Saat Body Checking
-
Tegas, Pengacara Korban Sebut COO Dalang Pecelehan Seksual di Miss Universe Indonesia 2023
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum