Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung berharap musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar yang akan digelar tahun depan akan melahirkan ketua umum yang bisa mempererat hubungan partai dalam Koalisi Merah Putih (KMP).
"Kalau saya melihat seandainya produk Munas, seharusnya siapapun yang terpilih salah satu program yang harus diperhatikan adalah memperat hubungan KMP agar permanen hingga 2019," kata Akbar, Sabtu (25/10/2014) usai saat menjenguk mantan Presiden BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Dimintai komentarnya mengenai wacana memperpanjang masa jabatan Aburizal Bakrie (ARB), Akbar mengaku belum diketahuinya.
Namun menurutnya, kalau ARB memang berniat kembali mencalonkan diri itu sah-sah saja dan dibenarkan AD/ART partai.
"Saya nggak dengar wacana itu, bahwa Munas itu ada pemilihan ketum, itu jelas. Memang sudah ada beberapa nama senior, seperti Agung Laksono, MS Hidayat. Ada yang lebih yunior seperti Priyo Budi Santoso dan Erlangga. Kalau misalnya yang senior itu tadi kecuali kalau ARB mau maju lagi, bisa saja, sah-sah aja," tambahnya.
Hingga saat ini partai berlambang pohon beringin ini belum menentukan kapan tepatnya Munas bakal digelar. Akbar sendiri berharap agar Munas tersebut dilaksanakan pada bulan Januari, sehingga dapat dipersiapkan mulai sekarang. (Nikolaus Tolen)
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Sekar Tandjung, Politikus Muda yang Peduli Pendidikan hingga Sempat Jadi Jurnalis
-
Prabowo Merapat ke Markas Golkar, Saling Lempar Senyum dengan Airlangga Hartarto
-
Ditandatangani Akbar Tandjung, Dewan Kehormatan Partai Golkar Tegaskan Setop Wacana Munaslub
-
ARB, Akbar Tandjung Dan Agung Laksono Sepakat Tolak Munaslub Golkar
-
Akbar Tandjung Minta Kader Solid Dukung Airlangga, Tolak Ajakan Munaslub
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor