Suara.com - Julukan Kabinet Kerja yang diperkenalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (26/10/2014), kemarin di halaman Istana Negara dan Istana Merdeka ternyata pernah digunakan oleh Presiden ke I Republik Indonesia Sukarno.
Kabinet Kerja Sukarno dilantik pada 10 Juli 1959 yang mengawali masa pemerintahan RI saat masa Demokrasi Terpimpin.
Pemerintahan jilid baru Sukarno itu diawali lebih dulu dengan diterbitkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, dan mencopot mandat dari Perdana Menteri Djuanda ke Sukarno.
Kabinet Kerja Sukarno memiliki tiga program utama yang kerap disebut Tri Program Kabinet Kerja. Program itu sebagian besar merupakan respon jangka pendek yang sedang dihadapi pemerintahan saat itu, yang memang sedang mengalami beragam kesulitan.
Tiga program itu yakni melengkapi sandang pangan rakyat dalam waktu yang singkat, menyelenggarakan keamanan rakyat dan negara, dan melanjutkan perjuangan melawan imperialisme ekonomi dan politik.
Jokowi memang tidak menyebutkan secara detil apakah nama kabinetnya memang sengaja mencomot dari Sukarno, namun khiasan kata ‘kerja’, memang kerap disampaikan Jokowi dalam berbagai kesempatan.
Jokowi bahkan sempat menyatakan kata itu, lengkap dengan imbuhannya, tiga kali berulang ulang saat dirinya dilantik pada 20 Oktober 2014, di Gedung MPR Jakarta. (berbagai sumber)
Berita Terkait
-
Membongkar Ambisi Nuklir di Balik Retorika Soekarno
-
Romo Magnis Ajak Berpikir Ulang: Jika Soekarno Turuti Soeharto, Apakah Tragedi '65 Bisa Dicegah?
-
Istri ke-7 Soekarno Yurike Sanger Meninggal Dunia di AS
-
Dari Soekarno hingga Jokowi: Prabowo Petakan DNA Kepemimpinan Indonesia dalam Pidato Kenegaraan
-
Gus Irfan Wesi Gunakan Pidato Bung Karno untuk Dukung Sound Horeg
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!