Suara.com - Maulana Eryanda selaku kuasa hukum Raden Nuh, tersangka kasus tindak pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sekaligus admin twitter @TM2000back mengungkapkan, uang hasil pemerasan dari petinggi PT Telkom, sebesar Rp 50 juta untuk membayar administrasi kantor media online yang dipimpinnya.
"Bang Raden bukan pemerasan. Uang itu untuk membayari karyawan dan operasional di asatunews.com," kata Maulana kepada wartawan, Selasa (4/11/2014).
Maulana menambahkan, kliennya masih merasa kaget atas penangkapannya.
"Bang Raden kaget juga, merasa dijebloskan," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Unit V Cyber Crime Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Roberto Pasaribu mengungkapkan, ketiga tersangka yakini Edi Syahputra, Hary Koeshardjono dan Raden Nuh melakukan pemerasan kepada beberapa pengusaha dengan cara melakukan fitnah melalui twitter @TM2000back atau lainnya.
Modusnya dengan cara membuat link portalnya terlebih dahulu, selanjutnya fitnah tersebut dinaikan di twitter.
"Sekiranya ada delapan portal, dari twitter baru dikirim ke pelapor, selanjutnya deal-dealan harga," paparnya.
Setelah disebar di twitter, tersangka mengirimkan link lewat sms atau blackberry massanger kepada korban, selanjutnya mereka melakukan tawar menawar. Di dalam deal-dealan tersebut, tersangka menawarkan berita tersebut mau dihapus atau tidak.
"Untuk petinggi Telkom dugaan kasus korupsi. Itu yang langsung dia menyebutkan angka, selanjutnya dilakukan operasi tangkap tangan," tuturnya.
Polisi sudah menangkap tiga admin akun twitter @TM2000Back. Ketiganya dituduh melakukan pemerasan terhadap pejabat Telkom.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai