Suara.com - Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kebakaran yang melanda sebuah bangunan berlantai dua di kawasan permukiman padat di Kampung Bendungan, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2014).
"Kita bergerak pukul 10.30 WIB dan langsung mencoba menjinakkan api yang membakar rumah kos dengan 13 kamar ini," kata Komandan Peleton Satu Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan PB Sektor Lebak Bulus, Jaidon Abdul Rahman di lokasi kejadian, Selasa (4/11/2014).
Ia mengatakan pihaknya sempat kesulitan dalam menjangkau tempat kejadian karena lokasi berada di kawasan padat yang hanya bisa dilalui dengan jalan kaki.
"Jalannya sangat sempit dan rumah yang rapat membuat proses pemadaman berlangsung agak lama," katanya.
Menurutnya, api berhasil dipadamkan setengah jam kemudian meski si jago merah sudah terlanjur menghanguskan semua isi bangunan.
Jaidon menambahkan dirinya sempat menarik timnya untuk mundur sejenak karena bangunan yang terbakar roboh.
"Tadi ada tampak ada indikasi tembok bangunan tiba-tiba retak, tim langsung saya tarik mundur, ternyata bangunannya roboh," tutur Jaidon.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, ia tetap berharap masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya khususnya dalam hal kelistrikan yang menurut Jaidon menjadi salah satu sumber utama penyebab kebakaran di Jakarta. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Panas Ekstrem Diduga Picu Kebakaran di Kramat Jati
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
-
Mudik Tenang Cegah Kebakaran, Ini yang Wajib Dilakukan Sebelum Mengunci Pintu Rumah
-
Korsleting Listrik Picu Kebakaran Lagi di Jatinegara, Paksa 31 Warga Mengungsi
-
Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Mampang Prapatan, 14 Jiwa Terpaksa Mengungsi
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama
-
PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas
-
Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik
-
Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini
-
Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
-
Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026
-
Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI
-
Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif
-
Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum