Suara.com - Petugas pemadam kebakaran harus mengenakan pakaian bio hazard untuk menyelamatkan hidup seorang lelaki yang tinggal di dalam sebuah apartemen di Kota Nurtigen, dekat Stuttgart, Jerman.
Pasalnya, petugas, tak kuasa menahan bau amat menyengat yang muncul dari dalam apartemen lelaki berusia 25 tahun itu.
Sebelumnya, lelaki yang juga diketahui tak pernah mengganti bajunya itu sempat mengalami kesulitan bernapas, dan menuliskan tanda pertolongan SOS.
"Di dalam apartemen sungguh luar biasa. Sampah mencapai selutut. Ada kotak pizza yang membusuk dan menumpuk. Ada pula makanan busuk dan kaleng," kata petugas kebakaran.
"Baunya tak terlukiskan," lanjutnya.
"Kami harus membongkar pintu karena sampah menumpuk di belakang pintu dan menahannya. Kami juga harus menggunakan crane untuk menurunkan korban dari apartemennya ke ambulans di luar," ujar petugas.
Setelah tiba di ambulans, lelaki itu langsung diberikan pertolongan intensif dan juga cairan disinfektan untuk mengusir bakteri di tubuhnya.
Meski begitu, hingga kini, belum dijelaskan penyebab lelaki itu bisa kesulitan bernapas. Diduga, hal itu diakibatkan bau tak sedap di dalam apartemennya.
Tag
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak