News / Nasional
Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:01 WIB
Prabowo Acungkan Telunjuk di Hadapan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa. (tangkap layar)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo meminta seluruh instansi dan birokrat untuk segera melakukan introspeksi diri dalam menjalankan tugas masing-masing.
  • Permintaan tersebut ditujukan kepada pejabat TNI, Polri, dan Kejaksaan saat peresmian Bendungan Meninting di Lombok Barat, Jumat (10/7/2026).
  • Presiden menegaskan bahwa atribut serta seragam yang dikenakan para aparat merupakan hasil dari keringat rakyat Indonesia.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta semua instansi berbenah diri. Secara khusus, Prabowo menunjuk pejabat militer, kepolisian, dan kejaksaan untuk introspeksi diri.

Wanti-wanti itu disampaikan Prabowo sembari memberikan gestur menunjuk di hadapan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta unsur kejaksaan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir dalam peresmian Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Prabowo meminta semua instansi berbenah, terutama para birokrat.

"Saya minta kita introspeksi terutama para birokrat ini banyak birokrat di sini saya lihat ya. birokrat introspeksi," pinta Prabowo dengan nada serius, Jumat (10/7/2026).

Prabowo lantas mengulang permintaan serupa yang ditujukan untuk TNI dan Polri.

"Kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi introspeksi. Saudara adalah milik rakyat," kata Prabowo.

Prabowo mengingatkan semua unsur yang menempel di tubuh para pejabat dan personel TNI, termasuk bintang tanda pangkat yang melekat sampai sepatu yang digunakan adalah hasil dari keringat rakyat.

"Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu!" kata Prabowo.

Ultimatum senada disampaikan Prabowo untuk para jaksa di semua tingkatan Kejaksaan

Baca Juga: Didampingi Teddy hingga Zulhas, Prabowo Bertolak ke NTB, Ini Agendanya

"Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa ya? Pakai bintang juga kau. Kau juga milik rakyat," kata Prabowo.

Load More