Suara.com - Politisi Golkar Firman Subagyo menerangkan akan meminta Presiden supaya menerangkan nomenklatur kabinetnya supaya bisa bermitra dengan DPR.
Hal itu dikatakan setelah dilakukan rapat pimpinan DPR dengan Komisi pengganti Badan Musyawarah (Bamus) DPR, Jakarta, Kamis (6/11/2014).
"Satu-satunya jalan supaya ini clear adalah mengundang presiden untuk menjelaskan kenapa ada penggabungan kementerian, kalau itu penjelasannya rasional bisa kita terima," kata Firman.
Dalam rapat, dibahas soal nomenklatur kementerian yang sudah ditetapkan presiden. Dia menerangkan, DPR perlu mensingkronkan kementerian untuk bermitra dengan DPR.
Sejumlah kementerian masih belum sinkron dengan mitra di DPR. Sebab, ada beberapa kementerian yang bermitra dengan lebih dari satu Komisi di DPR.
Dia mencontohkan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Untuk lingkungan hidup saja, Firman menerangkan ada berbagai aspek pembahasan dan tidak melingkup kehutanan saja. Salah satunya, lingkungan hidup erat dengan pertambangan. Pertambangan sendiri ada di laut, hutan dan di daratan.
"Kemudian soal perguruan tinggi, karena kalau bicara masalah riset, sekarang tidak hanya diperguruan tinggi saja. Pendidikan menengah atas juga sudah melakukan riset, bahkan mereka sudah mengikuti olimpiade sains. Itu kan hasil dari riset anak-anak SMA," katanya.
Karena itu, dia perlu memanggil pihak pemerintah untuk bisa menjelaskan nomenklatur kementerian yang mengalami perubahan itu.
"Nanti terserah presiden siapa yang akan ditugaskan untuk menjelaskan kepada DPR tentang esensi penggabungan-penggabungan itu," terangnya.
Berita Terkait
-
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
-
Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional