Suara.com - Sekertaris Jendral (PPP) versi muktamar Jakarta, Dimyati Natakusumah menyebut Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly melangkahi Undang-undang partai politik. Dia juga meminta Yasonna harus lebih banyak belajar dan jangan main koboi-koboian.
"Saya berharap MenkumHAM saat ini banyak belajar dan tidak main koboi-koboian. Apa yang dilakukan MenkumHAM melangkahi UU parpol khususnya pasal 32," ujar Dimyati di DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (9/11/2014).
Dia menerangkan apabila ada sengketa didalam internal partai politik hendaknya ke Pengadilan Negeri.
"Pasal 33, apabila ada bersengketa, PN (Pengadilan Negeri) lah tempatnya, dan MA (Mahkamah Agung) 40 hari," ujar dia.
"Ini zamannya berbeda, zaman orba dengan sekarang," tambah Dimyati.
Diketahui, sebelumnya MenkumHAM Yasona Laoly mengesahkan kepengurusan PPP Romi yang merupakan hasil Muktamar VIII PPP di Surabaya tanggal 15-18 Oktober 2014.
Keputusan MenkumHAM itu dituding bermuatan politik, karena pengesahan dilakukan saat internal PPP bergejolak.
Belakangan surat keputusan itu ditunda oleh PTUN yang mengabulkan memeriksa gugatan kubu PPP Suryadharma Ali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!