Suara.com - Kemenangan mudah diraih dua petenis di Grup A ajang ATP World Tour Finals, Senin (10/11/2014) waktu setempat, di O2 Arena, London. Tampil di laga awal, Stanislas Wawrinka (Swiss), membukanya dengan catatan kemenangan 6-1 dan 6-1 atas petenis Ceko, Tomas Berdych, hanya dalam waktu 58 menit.
Berikutnya, pada pertandingan malam hari, giliran petenis teratas dunia, Novak Djokovic (Serbia) yang meraih kemenagan dengan skor yang persis sama. Djokovic bahkan menuntaskan laga itu 2 menit lebih cepat dari Wawrinka, saat menundukkan debutan asal Kroasia, Marin Cilic.
Wawrinka sendiri sebenarnya kerap tampil kurang meyakinkan tahun ini, meski akhirnya tetap mampu masuk ATP Finals (8 besar), terutama berkat gelar juaranya di Australia Terbuka. Bahkan sejak kalah di perempat final AS Terbuka lalu, dia hanya sempat satu kali mencatatkan kemenangan.
Sementara itu Djokovic, dengan hasil ini resmi mencatatkan kemenangan ke-28 berturut-turut di lapangan dalam ruangan (indoor). Djokovic juga tinggal memenangi dua laga sisanya di Grup A, untuk memastikan peringkat teratas dunia tetap menjadi miliknya tahun ini.
"Ini adalah pertandingan yang sangat, sangat bagus," ungkap Djokovic yang nyaris tak berkeringat, seusai mengalahkan Cilic yang masuk ATP Finals sebagai juara AS Terbuka 2014 itu.
"Saya tidak pernah lagi tampil di sini dalam 12 bulan terakhir (ATP Finals 2013 di mana dia jadi juara). Makanya, senang bisa kembali, dan pertandingannya pun terasa hebat," sambungnya.
"Marin sebagai juara AS Terbuka memiliki rasa percaya diri yang besar. Tapi saya mampu menetralisir servisnya dan senantiasa mampu mengembalikan bola di lapangan, dan itu adalah bagian dari taktikku," ujarnya lagi.
"Di beberapa pertandingan, skornya seakan terus saja berjalan, dan Anda seperti tenggelam. Anda coba menemukan sesuatu. Tapi tiap kali Anda mencoba, tidak ada hasilnya. Itulah yang kurasakan hari ini," komentar Cilic, yang di laga ini sebenarnya sempat mendapat dukungan dari timnas sepakbola Kroasia di stadion.
Berikut hasil pertandingan ATP Finals Grup A, Senin (10/11):
3-Stanislas Wawrinka (Swiss) vs 6-Tomas Berdych (Ceko): 6-1 6-1
1-Novak Djokovic (Serbia) vs 8-Marin Cilic (Kroasia): 6-1 6-1
Klasemen Sementara
Grup A:
1. Stanislas Wawrinka 1 1-0 2-0 2
1. Novak Djokovic 1 1-0 2-0 2
3. Tomas Berdych 1 0-1 0-2 0
3. Marin Cilic 1 0-1 0-2 0
Grup B
1. Roger Federer 1 1-0 2-0 2
2. Kei Nishikori 1 1-0 2-0 2
3. Andy Murray 1 0-1 0-2 0
4. Milos Raonic 1 0-1 0-2 0
Jadwal Selasa (11/11):
4-Kei Nishikori (Jepang) vs 2-Roger Federer (Swiss)
5-Andy Murray (Inggris Raya) vs 7-Milos Raonic (Kanada)
[Reuters]
Berita Terkait
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal