Suara.com - Tiga dari lima jenazah korban kecelakaan maut di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah dijemput pihak keluarga di RSUD Ciawi, Sabtu (15/11/2014) siang. Kecelakaan beruntun yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB mengakibatkan lima orang tewas.
"Tiga korban yakni penumpang mobil Jazz sudah dijemput pihak keluarga, satu jenazah dikirim ke Jakarta dan dua jenazah lainnya dikirim ke Bandara untuk dipulangkan ke rumahnya di Riau," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Bramastyo.
AKP Bramastyo menyebutkan, ketiga korban yang sudah dijemput pihak keluarganya yakni keluarga Guntur Silo Siregar, Riki dan Robby Sirait, pengendara dan juga penumpang mobil Honda Jazz.
Kecelakaan beruntun yang mengakibatkan lima orang tewas serta dua orang lainnya luka berat terjadi di Jembatan Gadog, Kampung Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, kecelakaan berawal saat truk bermuatan besi yang dikemudikan Dede Wawan (42) bergerak dari arah Puncak menuju Ciawi. Setibanya di tempat kejadian dengan kondisi jalan yang menurun dan menikung, truk oleng ke kanan hingga menyerempet bagian kanan mobil Toyota Avanza yang datang dari arah berlawanan.
Truk kemudian menabrak kendaraan lainnya yang berada di belakang Avanza, yakni kendaraan Honda Jazz yang dikemudikan Guntur Silo Siregar. Usai menabrak Honda Jazz, truk menghantam sepeda motor yang berada di belakang Jazz.
Lalu ketiga kendaraan truk, Jazz dan sepeda motor menabrak warung klontong yang berada di sisi sebelah kanan jalan. Ketiga kendaraan berhenti bertabrakan dengan posisi akhir truk, jazz dan sepeda motor menyangkut di besi pembatas jembatan.
Korban tewas adalah tiga penumpang mobil Jazz yang dikemudikan Guntur, kemudian sopir truk dan pengendara sepeda motor. Sedangkan korban luka adalah dua orang penumpang Jazz. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
-
No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung
-
Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya
-
Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!