Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengungkapkan, penyidik akan melakukan rekontruksi pembunuhan Sri Wahyuni di empat tempat.
"Nanti dilakukan ditempat yang disitu terjadi tindak pidana, yang pertama waktu dicekik di dekat Taman Gajah Dharmawangsa, tersangka mengganti baju di kos-kosan di daerah Kemang," kata Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Selasa (25/11/2014).
Rikwanto menambahkan, lokasi selanjutnya di sekitar Jalan TB Simatupang dimana JAH membuang baju yang terkena noda darah. Setelah dari TB Simatupang, nantinya akan dilanjutkan ke Bandara Soekarno Hatta.
"Terakhir tersangka meninggalkan korban di Bandara dengan posisi jok diturunkan sehinga korban rebahan dan mukanya ditutup kain," imbuhnya.
Sebelumnya, Penyidik Polres Bandara Soekarno Hatta akan segera melakukan rekontruksi pembunuhan Sri Wahyuni (42).
"Ada rencana untuk rekontruksi sudah dibuatkan skenarionya," Ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Polda Metro Jaya, Selasa (25/11/2014).
Rikwanto menambahkan, skenario yang sudah dibuat masih memerlukan perbaikan, pasalnya belum bisa dipastikan yaitu waktu tersangka JAH mencekik korban yang mengakibatkan Sri meninggal dunia.
Seperti diketahui, sebelum meregang nyawa, Sri Wahyuni (42) sempat batuk darah. Darah tersebut sempat mengenai baju yang dikenakan oleh JAH.
"Mengetahui korbannya tewas, JAH bingung kemudian pulang ke kosannya bersama korban yang sudah tewas. Di rumah kosnya di daerah Kemang JAH mengganti baju," kata Rikwanto di Polda Metro Jaya, Senin (24/11/2014).
Rikwanto menambahkan, sambil berjalan menuju jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, baju JAH yang bernoda darah tersebut dibuang di daerah TB Simatupang. Setelah itu, dari TB Simatupang, JAH menuju bandara Soekarno-Hatta untuk kabur meninggalkan Jakarta menuju kampung halamannya di Nabire, Papua.
"Di parkiran bandara, korban ditinggal. Mukanya ditutupi selembar kain. Kemudian tasnya diambil beserta kuncui mobil Freed milik korban," imbuhnya.
Berita Terkait
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
5 Sepatu Lari Wanita Diadora yang Nyaman Dipakai, Harga Promo Mulai Rp349 Ribuan
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura