Suara.com - Bagi warga Inggris atau Kota London khususnya, Transport for London (TFL) yang merupakan otoritas transportasi di kota itu, mungkin dianggap lebih sering membuat program sia-sia. Lembaga itu sering dikritik banyak membuang uang untuk program yang justru kian membuat orang lama di jalan karena kemacetan, ketimbang mempermudahnya.
Namun, sebagaimana ditulis situs Metro.co.uk, Rabu (26/11/2014), salah satu program mendatang TFL ini mungkin akan jadi bahan pembicaraan dan didukung banyak orang. Setidaknya, sejumlah besar orang sudah akan bisa membayangkan betapa menyenangkan hasil proyek mereka ini kelak.
Program itu adalah menghadirkan sebuah "trampolin raksasa" atau yang terbesar di dunia, ke salah satu jalan di Kota London. Tepatnya, TFL berencana mengubah sebuah jalan di kota itu untuk menjadi semacam trampolin superbesar, yang tentu saja bisa digunakan sebagaimana lazimnya sebuah trampolin.
Proyek dimaksud sejauh ini diberi nama The Bounceway, yang untuk awal akan diperkenalkan dalam wujud uji coba dulu. Proyek ini disebut menjanjikan "peningkatan kebugaran dan membawa keceriaan, serta menghadirkan wujud menarik transportasi di mana proses perjalanan itu sendiri menjadi aspek utamanya."
Dikatakan pula bahwa proyek ini akan dibuat bekerja sama dengan lembaga Architecture for Humanity, serta sebagiannya bakal didanai oleh kampanye pengumpulan dana massa yang akan diluncurkan akhir 2014. Proyek ini sendiri disebut merupakan bagian dari Future Streets Incubator (Inkubator Jalanan Masa Depan), sebuah program berbiaya 1,8 juta pound sterling (sekitar Rp34,5 miliar) dalam rangka mentransformasi jalanan dan ruang-ruang publik di kota itu.
Belum dijelaskan secara lebih detail kapan sebenarnya proyek ini direncanakan akan benar-benar dimulai. Begitu juga dengan jalan mana yang akan dijadikan trampolin, masih belum ada informasi mengenainya. [Metro]
Berita Terkait
-
Cerita Senin Pagi di Jakarta: Perjuangan Menembus Hujan dan Harapan Fasilitas Publik Inklusif
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
-
Instran Minta Pemerintah Tak Hanya Hitung Untung-Rugi dari Pengembangan Transportasi Umum
-
Miris! 30 Persen Gaji Masyarakat untuk Bayar Ongkos Transportasi
-
Subsidi Dipangkas, Pemprov DKI Jamin Tarif Transjakarta hingga MRT Tak Bakal Melejit di 2026
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 158 Ribu Kursi Kereta untuk Libur Isra Miraj
-
Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi Ditangkap, Polisi Sebut Teman Lama Korban!
-
KPPPA Respons Pengakuan Aurelie Moeremans soal Child Grooming: Korban Harus Berani Speak Up!
-
Duka Banjir Cilincing, Pramono Anung Janji Beri Bantuan Usai 3 Warga Tewas Tersengat Listrik
-
Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker
-
47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih
-
Gugatan Dikabulkan, Komisi Informasi Pusat Wajibkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi
-
BMKG Rilis Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta Hari Ini
-
Fauzan Ohorella Soroti Kasus Ijazah Jokowi yang Mandek, Polda Metro Jaya Diminta Bertindak Tegas
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah