Suara.com - Bonus sebesar Rp490 juta dari pemerintah akan dimanfaatkan oleh atlet Asian Para Games 2014, Mulyana, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya termasuk memberangkatkan ibunya naik haji ke Mekkah.
Bagi pria yang kesehariannya sebagai pengepul sayur di Purwakarta, Jawa Barat, bonus yang diterimanya diluar dugaan. Apalagi, bonus yang didapat merupakan hasil kerja keras selama turun di kejuaraan empat tahunan di Incheon, Korea Selatan.
"Bonus ini akan saya tabung. Selain itu untuk memberangkatkan ibu saya naik haji. Itu salah satu keinginan saya sejak dulu," kata Mulyana usai menerima secara simbolis bonus dari Menpora Imam Nahrawi di Jakarta, Jumat.
Mulyana merupakan salah atlet Para Games Indonesia yang mampu bersinar di Incheon, Korea Selatan. Bapak satu anak ini mampu merebut dua medali emas dan satu perak dari cabang olahraga renang.
Bahkan, salah satu medali emas yang diraih mencatatkan namanya sebagai perenang tercepat untuk nomor gaya kupu-kupu 50 meter. Dan hasil tersebut menggeser nama Darko Duric asal Slovakia sebagai pemegang rekor dunia.
Pada Asian Para Games 2014 di Incheon, Mulyana mampu membukukan catatan waktu 39,44 detik. Sedangkan rekor dunia sebelumnya hanya 40,48 detik yang dicetak pada Paralympic 2012 di London, Inggris.
"Selain untuk memberangkatkan ibu naik haji, bonus ini akan saya gunakan untuk biaya operasi adek saya. Saya ikhlas. Yang terpenting semuanya untuk keluarga," kata Mulyana menambahkan.
Mulyana mengaku, meski dirinya tidak sempurna seperti atlet pada umumnya, tetapi semangat untuk berprestasi terus dikobarkan. Apalagi, media untuk menyalurkan kemampuannya sudah ada termasuk mulai banyaknya perhatian termasuk dari pemerintah.
Jika Mulyana gunakan bonus untuk keluargannya, kondisi berbeda dilontarkan peraih emas lompat jauh Asian Games 2014, Maria Londa. Gadis asal Bali yang mendapatkan bonus Rp400 juta dan bonus tersebut akan digunakan untuk keperluan pribadi.
"Buat mengisi rumah," katanya dengan singkat.
Prestasi Mario Londa saat ini memang terus mengalami peningkatan. Sebelum meraih emas Asian Games 2014, gadis berusia 23 tahun itu juga sukses meraih dua emas pada SEA Games 2013 di Naypyitaw, Myanmar.
Pemerintah melalui Kemenpora menggelontorkan dana lebih dari Rp12 miliar. Dana tersebut diberikan kepada atlet yang meraih medali pada Asian Games dan Asian Para Games 2014. Selain atlet, pelatih dan asisten pelatih yang membawa atletnya meraih medali juga mendapatkan bonus dengan besaran berbeda. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Bantah Donald Trump, Militer AS: Rudal Tomahawk Hancurkan Sekolah di Iran Milik Kami
-
Pengelolaan TMPN Kalibata Dialihkan ke Kemenhan, Target Resmi Mulai 1 April 2026
-
Usai Kalah di Praperadilan, Gus Yaqut Disebut Akan Penuhi Panggilan KPK Hari Ini
-
Mengenal Kapal Perang US Fifth Fleet yang Masuk Bidikan Rudal Iran, Sudah Berumur31Tahun
-
Jenderal Iran: Tidak Ada Gencatan Senjata Perang!
-
Anggota Komisi XII DPR Desak Reformasi Pengelolaan Sampah Usai Tragedi Longsor di Bantar Gebang
-
Malam Mencekam di Utara Israel! Roket Hizbullah Hancurkan Bangunan, 5 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Dewan Keamanan PBB Minta Iran Stop Rudal Negara Sekutu AS-Israel di Timur Tengah
-
Presiden Krosia Zoran Milanovic Sebut Israel Teroris, Kecam Serangan AS ke Iran
-
Drone Iran Hantam Dubai Creek Harbour Saat Militer Israel Mulai Gempur Teheran Besar-besaran