Suara.com - Korban perampokan dengan modus menggunakan taksi berinisial RP, menyatakan pelaku perampokan menggunakan Taksi Express. Pelaku juga telah memodifikasi bagasi dan jok belakang untuk menyembunyikan pelaku.
"Saya pastikan itu Express karena ada LED (lampu) merah di depan dashboard dan terdapat logo 'Express' pada jok belakang," kata RP di Jakarta, Rabu (3/12/2014).
RP juga mengaku terbiasa menggunakan Taksi "Bluebird" atau Express saat pulang kerja. Selain nama taksi RP juga mengingat nomor pintu taksi, yaitu DP-8012 yang digunakan pelaku.
Bahkan setelah kejadian, RP sempat menghubungi pusat penerangan Taksi Express yang membenarkan nomor pintu DP-8012 merupakan armada taksi tersebut.
RP mengungkapkan petugas operator pusat penerangan Taksi Express juga membenarkan armada nomor pintu DP-8012 mengangkut penumpang di sekitar pusat perkantoran korban.
RP juga memberitahukan kepada pihak Express telah menjadi korban perampokan.
RP, karyawati salah satu perusahaan swasta itu menjadi korban perampokan saat menumpang taksi di sekitar SCBD Jakarta Selatan, Senin (1/12/2014). RP menceritakan perampokan terjadi saat taksi melintasi terowongan SCBD mendadak muncul seorang lelaki mendorong jok belakang yang muncul dari bagasi.
"Pelaku muncul dari jok belakang langsung mencekik leher saya," ungkap RP.
Kemudian pelaku mengancam korban agar tidak berteriak dan mengeluarkan barang berharga di dalam tas milik RP dan memaksa menyebutkan PIN ATM untuk mengambil uang.
Tag
Berita Terkait
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Maling Bobol Plafon Toko Vape di Ciracas, Pemilik Rugi Puluhan Juta
-
Aktris Nana Kembali Tolak Bersaksi, Sidang Perampokan Terancam Molor
-
Pelaku Perampokan Sadis yang Tewaskan Pensiunan JICT di Bekasi Ditangkap!
-
Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia