Suara.com - Sebanyak 300 ulama dari seluruh Indonesia akan dilibatkan dalam gerakan antiterorisme yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Berdasarkan siaran pers yang diterima, di Jakarta, Rabu (3/12/2014), BNPT akan melibatkan 300 ulama dari seluruh Indonesia dalam upaya deteksi dini potensi-potensi terorisme, melalui sebuah diskusi pemetaan akar masalah terorisme yang diadakan di Pesantren Al Hikam Depok, 6-8 Desember 2014.
Kegiatan yang rencananya dihadiri sejumlah pakar dan akademisi ini akan menghasilkan rekomendasi sekaligus evaluasi penanganan terorisme hingga rencana aksi secara formal dan penanganan terorisme mulai dari akarnya.
Saat ini penanggulangan terorisme dinilai masih terkesan dilakukan pada permukaan saja. Sedangkan akar masalah terorisme sangat kompleks, mulai dari masalah kemiskinan, keyakinan, pemahaman, hingga pengaruh-pengaruh eksternal.
Di sisi lain, setiap ajaran agama memiliki sisi-sisi doktrin yang bila disalahtafsirkan bisa menjadi paham yang radikal, misalnya dalam agama Islam terdapat sisi-sisi doktrin yang apabila disalahtafsirkan bisa dipahami secara radikal, seperti perintah jihad. Oleh karena itu BNPT akan melibatkan ulama untuk memberantas terorisme mulai dari hulu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
BNPT Sebut ada 112 Anak dan Remaja Terpapar Paham Radikal Lewat Sosial Media
-
110 Anak Direkrut Teroris Lewat Medsos dan Game, Densus 88 Ungkap Fakta Baru
-
Siswa Terduga Kasus Bom Rakitan di SMAN 72 Korban Bullying, Begini Kata Pengamat Teroris
-
Teroris Menyusup Lewat Game Online, BNPT Ungkap 13 Anak Direkrut Jadi Simpatisan Jaringan Radikal
-
Mantan Teroris Ungkap Indonesia Belum Aman di Usia 80 Tahun
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini
-
Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total
-
Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng
-
Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA
-
Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel