Suara.com - Calon ketua umum termuda dalam Munas Golkar IX di Jakarta, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengaku sangat yakin hasil Munas Jakarta akan disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Hal itu disampaikannya karena dia menilai bahwa Munas yang dilakukan di Jakarta ini benar-benar atas dasar kehendak konstitusi Partai Golkar.
"Sangat yakin (diterima dan disahkan) oleh Menkumham," kata Agus, sesaat setelah prosesi pembukaan Munas Golkar IX, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (6/12/2014) malam.
Sementara itu, calon ketua umum lainnya, Agung Laksono, mengaku belum bisa mengatakan banyak hal, apalagi sekadar mengklaim. Karena menurutnya, pihaknya lebih memilih menyerahkan sepenuhnya kepada hukum dan aturan yang berlaku, dalam hal ini adalah melalui pemerintah.
"Menilai dan memutuskan, saya kira hal yang biasa ada dua badan. Untuk keabsahannya, saya sudah serahkan pada proses hukum yang berlaku," kata Agung.
Hal yang sama pun disampaikan oleh Ketua Presidium SOKSI, Laurens Siburian, yang lebih menyoroti masalah teknis hukumnya. Dia mengatakan bahwa pihaknya harus menunggu 90 hari untuk mendapatkan keabsahannya secara hukum.
"Dalam persidangan menurut UU Nomor 22 Tahun 2012, di pengadilan negeri itu 60 hari. Tidak ada kasasi, nanti banding. Adanya kasasi harus putus 30 hari. Jadi dalam tempo 90 hari harus ada keputusan hukum," kata Laurens.
Berita Terkait
-
Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
-
Kemenperin: Industri Jamin Stok Plastik Aman
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Begini Respons Resmi Golkar
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak
-
Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan
-
Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?
-
Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh
-
Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak