Suara.com - Liu Tienan, mantan Deputi Direktur di Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional di Cina dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena terbukti menerima suap.
Hukuman berat yang diterima Liu merupakan realisasi dari kampanye antikorupsi yang dilakukan oleh Partai Komunis di negara tersebut.
“Dia telah terbukti menerima suap dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup,” kata majelis hakim.
Liu didakwa menerima uang sebesar 5,8 juta dolar Amerika. Majelis hakim menilai, Liu memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan secara ilegal menerima uang dari pihak lain melalui perantara anaknya, Liu Decheng.
“Keputusan yang diambil dalam kasus ini sudah sesuai dengan fakta dan juga melihat bukti-bukti yang ada,” tegas majelis hakim.
Kasus suap ini digelar di pengadilan di Langfang, sebuah kota industri kecil di provinsi Hebei. Personel polisi dalam jumlah besar ikut menjaga jalannya persidangan di mana jalan menuju lokasi diblokir.
Liu diseret ke pengadilan setelah selingkuhannya membeberkan kasus suap itu kepada seorang jurnalis. Jurnalis itu kemudian mengunggah informasi itu di dunia maya. Partai Komunis di Cina tengah melakukan kampanye antikorupsi secara besar-besaran sejak dipimpin oleh Xi Jinping, dua tahun lalu. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Istri Ungkap Gus Yaqut Tak Pernah Cerita Kasus Haji ke Keluarga: Biar Sama Lawyer Saja
-
Lebaran Pilu di Penjara, Istri Gus Yaqut Curhat Kondisi Suaminya: Sakit Rasanya...
-
Noel Ebenezer Curhat ke Istri Ingin Cepat-Cepat Divonis
-
Rocky Gerung Sebut Eksaminasi Putusan Kerry Riza Uji Cara Berpikir Penegak Hukum
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas