Suara.com - Liu Tienan, mantan Deputi Direktur di Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional di Cina dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena terbukti menerima suap.
Hukuman berat yang diterima Liu merupakan realisasi dari kampanye antikorupsi yang dilakukan oleh Partai Komunis di negara tersebut.
“Dia telah terbukti menerima suap dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup,” kata majelis hakim.
Liu didakwa menerima uang sebesar 5,8 juta dolar Amerika. Majelis hakim menilai, Liu memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan secara ilegal menerima uang dari pihak lain melalui perantara anaknya, Liu Decheng.
“Keputusan yang diambil dalam kasus ini sudah sesuai dengan fakta dan juga melihat bukti-bukti yang ada,” tegas majelis hakim.
Kasus suap ini digelar di pengadilan di Langfang, sebuah kota industri kecil di provinsi Hebei. Personel polisi dalam jumlah besar ikut menjaga jalannya persidangan di mana jalan menuju lokasi diblokir.
Liu diseret ke pengadilan setelah selingkuhannya membeberkan kasus suap itu kepada seorang jurnalis. Jurnalis itu kemudian mengunggah informasi itu di dunia maya. Partai Komunis di Cina tengah melakukan kampanye antikorupsi secara besar-besaran sejak dipimpin oleh Xi Jinping, dua tahun lalu. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
32 Paket Proyek Pemkab Muaro Jambi Diadukan ke KPK, Diklaim Rugikan Negara Rp50 Miliar
-
KPK Telusuri Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Dugaan Pemotongan Upah Pungut ASN Bappenda Bogor
-
Terungkap di Sidang, Uang USD 400 Ribu untuk Pansus Haji DPR Mengalir Lewat Teman Nusron Wahid
-
UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan, Tak Hanya Kasus Korupsi
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Cicip Musang King sampai Kompetisi Blind Test, Festival Durian Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
-
Saat Satu Pohon di Papua Ditebang, Satu Kata Ikut Hilang
-
Nova Arianto Pusing! Racik Strategi Timnas Indonesia U-20 Lawan Laos, Ini Alasannya
-
Empat Kategori Sekaligus, Moyo Technologies by ID Ads Tembus Mob-Ex Awards Singapore 2026
-
Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua
-
Laris Manis di Negara Seberang, Mengapa Penjualan KIA di Indonesia Justru Loyo?
-
Kabut Asap Indonesia Makin Meluas, Udara Tak Sehat Kini Kepung Filipina Selatan
-
Persib Bandung 'Terusir' dari Stadion Si Jalak Harupat, Ini Penyebabnya
-
Proses Terjadinya Gempa Bumi dan Jenis-jenis Gempa