Suara.com - Presiden Joko Widodo mengkritik Balai Latihan Kerja (BLK) yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan tenaga kerja modern dewasa ini.
Presiden menyampaikan hal ini dalam tatap muka dengan Masyarakat Indonesia di Korea Selatan di Busan, kota pelabuhan negeri ginseng tersebut, Kamis (11/12/2014) malam.
"Pelatihan BLK dari dulu sampai sekarang yang saya lihat kursus jahit, kemudian ngelas, lasnya yang sudah ketinggalan kereta api, ini gak nyambung, dunia kerja sudah berbeda," kata Presiden di hadapan Masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan yang berada di Korsel itu.
Presiden menambahkan mesin jahitpun bukan mesin jahit yang cepat itu, tapi memang mengubah pola mental ini juga tidak gampang.
Tatap muka dan dialog antara Presiden dan Masyarakat Indonesia di Korsel tersebut digelar di ruang President Hall, Universitas Kyungsung, Busan, Kamis malam pukul 21.00 hingga 22.30 watu setempat. Waktu di Korsel dua jam lebih dahulu dibandingkan Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB).
Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan baik pekerja, mahasiswa dan masyarakat lainnya memadati di tempat tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah masalah ditanyakan oleh masyarakat Indonesia di Korea tersebut, di antaranya dari masyarakat Indonesia yang menikah dengan orang Korsel (perkawinan campuran). Para keluarga berbeda warga negara itu menginginkan adanya dwi kewarganegaaraan sehingga di mata hukum kedua negara tetap kuat.
Selain itu, isu terkait moratorium TKI juga diangkat. Presiden mengatakan akan tetap melanjutkan moratorium terhadap negara-negara yang belum memberikan perlindungan bagi TKI.
Presiden dalam kesempatan tersebut didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta para menterinya yaitu Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dan Kepala Badan Intelijen Negara Marciano Norman. (Antara)
Berita Terkait
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan